| KWN Video Talk – Daftar Istilah Ambient Sound: Disaat semua orang dalam keadaan hening di lokasi tetapi masih terdengar adanya bunyi disekitar lokasi. Contohnya seperti anjing yang menggonggong, pesawat terbang, radio, lampu neon. Angle: Penempatan tinggi-rendah posisi kamera yang disesuaikan dengan subjek yang dibidik. Contohnya tinggi, posisi-mata, rendah. Audio Dubbing: Penambahan suara, musik, atau bunyi lainnya ke dalam video. Backlight: Cahaya diluar kamera yang digunakan untuk memisahkan subjek dengan latar belakang. Biography: Cerita non-fiksi tentang seseorang, biasanya diceritakan oleh pihak ke-3 secara narasi. Bounce Light: Cahaya lemah, secara tidak langsung, bersinar disekitar subjek. Contohnya seperti pantulan dari dinding, langit-langit atau alat-alat yang memantulkan cahaya. Bounce sound: Suara yang terdengar seperti sebuah hasil pantulan dari berbagai objek. Contohnya seperti gema. Chronology: Urutan terjadinya suatu peristiwa, sesuai dengan waktu atau hari kejadiannya. Close-Up: Sebuah bidikan dekat dimana subjek hampir memenuhi “frame” gambar. Continuity: Adanya penempatan yang sama terhadap alat-alat pentas, kostum dan orang dalam satu sesi pengambilan gambar dengan sesi yang lainnya. Credits: Daftar yang terdiri dari pemeran, kru, dan semua orang yang membantu dalam membuat cuplikan gambar. Direct Sound: Suara yang dihasilkan langsung dari subjek yang berbicara melalui mikrofon. Documentary: Menceritakan sebuah kisah nyata atau kejadian yang mengajarkan atau menginformasikan penonton tentang sebuah subjek yang sedang hangat dibicarakan atau subjek yang bersejarah. Dubbing: Membuat sebuah salinan dari cuplikan gambar yang asli. Editing: Menyusun cuplikan gambar hasil bidikan untuk menceritakan sebuah cerita. Fine Cut: Hasil edit-an cuplikan gambar yang memiliki urutan bidikan gambar dan suara yang tepat. Ini merupakan tahap akhir dari proses editing sebelum dilakukan penambahan musik dan efek khusus. Flashback: Kejadian atau waktu yang telah berlalu yang diselipkan ke dalam adegan saat ini. Floating: Kamera yang mengikuti gerakan subjek. Frame: Batas pinggir gambar. Key Lighting: Cahaya utama yang digunakan untuk menyinari adegan. Logging: Peninjauan semua cuplikan gambar, mencatat urutan waktu cuplikan gambar, tipe bidikan, deskripsi suara dan gambar. Medium Shot: Bidikan dasar, yang meliputi subyek dan sekitarnya. Narrator: Seseorang, yang bertugas menggambarkan jalan cerita. Biasanya bukan merupakan bagian dari cerita Natural Light: Semua pencahayaan yang ada di lokasi. Dapat berupa cahaya matahari atau cahaya listrik. News: Laporan fakta yang berdasarkan pada kejadian yang sedang berlangsung saat ini – jawaban dari pertanyaan siapa, apa, kapan, dimana, kenapa, dan bagaimana. News Commentary: Pernyataan singkat berupa opini tentang subjek atau masalah secara spesifik. Pan: Gerakan lamban kamera dari kiri ke kanan atau kanan ke kiri. Paper Cut: Sebuah daftar bidikan dan suara yang ditulis di kertas untuk membantu editor. Picture Lock: Setelah proses “fine cut”, semua perubahan terakhir yang diperlukan akan terjadi disini sebelum proses penambahan musik, narasi, atau efek. Point-of-view: Sebuah bidikan yang terlihat dari lokasi pemain. Ini juga merupakan sudut pandang dari pencerita tentang sebuah subyek. Pre-Production: Semua penelitian, perencanaan, dan pengkreasian dilakukan sebelum pengambilan gambar yang sebenarnya. Public Service Announcement (PSA): Video pendek, seperti iklan , yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas sebuah masalah; bertujuan untuk mempengaruhi perubahan perilaku penonton. Rough-Cut: Hasil edit pertama dari cuplikan gambar yang asli, yang berusaha diurutkan tetapi masih dalam bentuk kasar. Selects: Bidikan terpilih yang digunakan untuk mendandani hasil editan yang masih kasar. Shoot: Proses pengambilan gambar berdasarkan cerita / naskah yang sesungguhnya. Shot List: Daftar hal-hal apa yang akan dilakukan untuk proses pengambilan gambar.. Shot: “Frame” tunggal pertama dari cerita. Side Light: Cahaya dramatis yang menciptakan bayangan gelap dan menyinari subyek dari samping Snap Zoom: Proses “zoom” yang sangat cepat yang dapat mengaburkan adegan saat kamu melakukan zoom-in atau zoom-out. Soft Lights: Cahaya yang tidak menciptakan banyak bayangan. Storyboard: Gambar animasi yang meliputi jalan cerita video. Hal tersebut akan membantu sutradara pada saat melakukan pengambilan video. Swish Pan: Proses “pan” yang cepat yang dapat mengaburkan gerakan. Takes: Semua bidikan yang diambil sampai didapatkan hasil yang tepat. Tilt: Gerakan ke atas atau ke bawah dari kamera. Tracking Shot: Kameramen bergerak disaat subyek bergerak. Videography: Pengunaan kamera dan naskah untuk memberitahukan sebuah cerita. Wide Shot: Menunjukkan subyek dari kejauhan dan menginformasikan banyak tentang keadaan sekitar subyek kepada penonton. Zoom: Merubah perhatian pada subyek dengan melakukan “close-up” atau berada jauh dari subyek, dengan menyesuaikan lensa, tidak menggerakkan kamera.
|